Ada satu hal penting yang paling mencolok antara dua kata ‘Fakta dan Mimpi’. Hingga akhirnya menimbulkan perbedaan diantara mereka. Hal ini terjadi karena adanya satu dinding pemisah yang membuat mereka tidak bebas bertemu secara langsung. Apalagi untuk bersama. Ya, karena mereka ber’BEDA’. Fakta yang bersikukuh dengan keadaannya yang telah terlihat dalam nyata. Ia terus saja menunjukkan siapa ia yang sesungguhnya. Sedangkan mimpi, ia adalah mimpi yang tetap menjadi siapa ia yang sesungguhnya. Kehadirannya mengawali fakta yang terjadi. Meskipun ia belum berwujud sekalipun. Namun ada harapan untuk menjadi ada.
Fakta oh… fakta,
Ku ada bersamamu setiap masa,
Termasuk saat ini yang hadir menyapa,
Bersama senyumannya,
Mimpi oh… mimpi,
Engkau ada untuk memperindah hari-hari yang sedang ku lalui,
Inginku mencapaimu hingga ke tingkat yang tertinggi,
Bersama teman yang sejati,
Ia adalah sahabat hati,
Dalam mengisi hari,
Fakta dan Mimpi,
Adalah dua buah kata ,
Mereka ada karena bentukan dari rangkaian huruf demi huruf yang bersahaja,
Semenjak zaman yang telah lama berlalu,
Lalu di saat ini yang terus melaju,
Hingga sampai pula ke ujung waktu,
Fakta oh… Mimpi,
Mereka selalu bersatu,
Meski beda terus mendengungkan suaranya yang merdu,
Mendayu-dayu menyentuh qalbu,







